Sejarah GNU/Linux "sejarah singkat"

Minggu, 09 Maret 2014

Linux merupakan sistem oprasi bertipe Unix modular “kayanya pembaca mulai bingung nihhh...”. Linux yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 80-an, faktor ketersediannya dan kompatibilitinya yang tinggi menyebabkan Unix dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi- institusi akademis dan pada pebisnis, namun satu hal yang dangat disayangkan pada waktu itu adalah kita tidak bisa sembarangan memodifikasi dan menyebar luaskan Unix secara bebas ke masyarakat umum.

Proyek GNU yang dimulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem oprasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan yayasan perangkat lunak bebas dan mengembangkan lisensi publik umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL).
Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem oprasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell dan window) diselesaikan pada awal tahun 90-an, namun sayangnya elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai, pada saat itulah (1991) Linus Torvalds mengumumkan telah membuat sebuah kernel yang dibuat berdasarkan Unix yang diberi nama Linux, hal initentunya bukan kebetulan dimana pada waktu iyu proyek GNU membutuhkan kernel (belum memiliki kernel), hal ini dapat dilihat dari pernyataan linus yang pernah berkata bahwa jika kernel GNU sedah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis namanya sendiri.

 
Richard M Stallman


Linux sendiri terinspirasi dari Minix, Minix adalah sebuah sistem bertipe Unix yang ditunjukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987. kode sumber MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya Oprating System: Design and Implementation, walaupun dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak diperbolehkan pada saat itu.
Tahun 1991, Torvalds mulai bekerja untuk membuat versi non-komersial pengganti MINIX sewaktu ia belajar di Universitas Helsinki, hasil kerjanya itu kemudian akan menjadi kernel Linux.
Linux sendiri merupakan versi Unix like tersendiri yang pembuatannya tidak melibatkan MINIX, pada tahun 1992 dimana Tanembaum menulis sebauh artikel di Uniset, mengklaim bahwa linux sudah ketinggalan jaman. Ia mengkritik Linux hanya terfokus pada arsitektur sehingga tidak menjadi portable. (Minix memiliki tipe kernel Microkernel sementara Linux memiliki tipe kernel Monolitic)


Linus Torvalds



Sekarang ini Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai super komputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMPP-nya yang populer. Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU.

Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar