Install Aptana On Your UBuntu 14.04

Minggu, 14 Desember 2014
Read more ...

Add FlareGet 3.1 to your Ubuntu 14.04

Minggu, 14 Desember 2014
Here's how you can install FlareGet download manager 3.1 in Ubuntu 14.04. FlareGet can replace your browser's download manager.
Featured Resource

1. Open a terminal window.

2. Type in the following commands then hit Enter after each.

For 32-bit:


wget -O flareget-32.deb http://drive.noobslab.com/data/apps/flareget/flareget_3.1-36_i386.deb

sudo dpkg -i flareget-32.deb

sudo apt-get -f install;rm flareget-32.deb

For 64-bit:
wget -O flareget-amd64.deb http://drive.noobslab.com/data/apps/flareget
/flareget_3.1-36_amd64.deb

sudo dpkg -i flareget-amd64.deb

sudo apt-get -f install;rm flareget-amd64.deb

You can also get FlareGet directly from the FlareGet downloads page.


sorce http://www.itworld.com/article/2698832/enterprise-software/install-flareget-download-manager-3-1-in-ubuntu-14-04.html
Read more ...

Download Sisco Paket Tracer for Ubuntu

Minggu, 14 Desember 2014
Read more ...

Cara instal remastersys di Ubuntu 14.04

Selasa, 09 Desember 2014
Bagi anda yang ingin membuat distro turunan sendiri atau ingin membuat cadangan sistem Ubuntu bisa dengan cara menggunakan remastersys. Pengembangan remaster sendiri saat ini sudah dihentikan. Distro yang terakhir didukung adalah Ubuntu 12.04 dan Ubuntu 12.10 menurut situs resminya http://www.remastersys.com. Walapun begitu remastersys masih bisa digunakan pada Ubuntu 14.04. Caranya sama dengan saat menginstal remastersys pada Ubuntu 12.04.


Cara instal remastersys di Ubuntu 14.04 :
1. Impor kunci GPG

$ wget -O- http://www.remastersys.com/ubuntu/remastersys.gpg.key | sudo apt-key add -
2. Tambahkan ke repositori
$ sudo add-apt-repository 'deb http://www.remastersys.com/ubuntu precise main' 
*"precise" diatas tidak perlu diganti "trusty", biarkan saja.

3. Pasang remastersys
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install remastersys remastersys-gui

Cara memakai remaster :
konsol : $ sudo remastersys dist
GUI : $ sudo remastersys-gui



Read more ...

Install Remastersys di ubuntu 14.04

Senin, 29 September 2014
Bagi anda yang ingin membuat distro turunan sendiri atau ingin membuat cadangan sistem Ubuntu bisa dengan cara menggunakan remastersys. Pengembangan remaster sendiri saat ini sudah dihentikan. Distro yang terakhir didukung adalah Ubuntu 12.04 dan Ubuntu 12.10 menurut situs resminya http://www.remastersys.com. Walapun begitu remastersys masih bisa digunakan pada Ubuntu 14.04. Caranya sama dengan saat menginstal remastersys pada Ubuntu 12.04.

Cara instal remastersys di Ubuntu 14.04 :
1. Impor kunci GPG

$ wget -O- http://www.remastersys.com/ubuntu/remastersys.gpg.key | sudo apt-key add -
2. Tambahkan ke repositori
$ sudo add-apt-repository 'deb http://www.remastersys.com/ubuntu precise main' 
*"precise" diatas tidak perlu diganti "trusty", biarkan saja.

3. Pasang remastersys
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install remastersys remastersys-gui

Cara memakai remaster :
konsol : $ sudo remastersys dist
GUI : $ sudo remastersys-gui

Kendala-kendala :
Untuk yang masih memakai Unity tidak akan ada kendala, jika sudah mengganti unity dengan desktop environment yang lain akan menemui beberapa kendala.
1. Galat saat proses membuat ISO :
Untuk distro turunan Ubuntu yang tidak menggunakan lightdm sebagai window manager bawaan akan eror, karena untuk meremaster dengan remaster ini harus menggunakan lightdm sebagai default display manager. Misalnya pada Xubuntu 14.04, 
$ sudo remastersys dist
Distribution Mode Selected
Enabling remastersys-firstboot
Adding system startup for /etc/init.d/remastersys-firstboot …
/etc/rc0.d/K20remastersys-firstboot -> ../init.d/remastersys-firstboot
……
/etc/rc5.d/S20remastersys-firstboot -> ../init.d/remastersys-firstboot
Checking filesystem type of the Working Folder
/home/remastersys/remastersys is on a ext4 filesystem
Making sure popularity contest is not installed
Installing the Ubiquity GTK frontend
Lightdm not setup properly. You must set your default desktop with lightdm prior to remastering
 Pesan galat diatas menandakan lightdm tidak terpasang dengan benar/tidak terpasang atau dengan kata lain tidak ada file /etc/lightdm/lightdm.conf. Cara mengatasinya dengan menginstal lightdm atau dengan mengedit script remastersys. $ sudo gedit /usr/bin/remastersys.


[ "`grep lightdm /etc/X11/default-display-manager`" != "" ] && [ ! -f /etc/lightdm/lightdm.conf ] && [ ! -f /usr/share/xsessions/ubuntu.desktop ] && echo “Lightdm not setup properly. You must set your default desktop with lightdm prior to remastering” && echo “Lightdm not setup properly. You must set your default desktop with lightdm prior to remastering” >> $WORKDIR/remastersys.log && exit 1
 Pada baris 245 pada script tersebut mengecek apakah  ada file /etc/lightdm/lightdm.conf. Karena memang Xubuntu 14.04 tidak mempunyai file /etc/lightdm/lightdm.conf. Kemudian komentari saja biar di abaikan tambahkan tanda pagar "#" pada awal baris tersebut.
menjadi
# [ "`grep lightdm /etc/X11/default-display-manager`" != "" ] && [ ! -f /etc/lightdm/lightdm.conf ] && [ ! -f /usr/share/xsessions/ubuntu.desktop ] && echo “Lightdm not setup properly. You must set your default desktop with lightdm prior to remastering” && echo “Lightdm not setup properly. You must set your default desktop with lightdm prior to remastering” >> $WORKDIR/remastersys.log && exit 1
2. Pada saat booting dari ISO remastersys lama "booting system withouth full netwokk configuration".

Sebelum membuat ISO remastersys agar mengedit file /etc/init/failsafe.conf terlebih dahulu.
$ sudo gedit /etc/init/failsafe.conf
Berikan tanda pagar "#" didepan semua kata sleep.
3. Booting lama.
Jika booting terasa lama sekali, tekan tombol Esc untuk melihat proses yang sedang berjalan jika macet di ... cups-browsed ... maka anda harus mengulangi proses remaster. Pastikan folder tujuan  ISO pada hardisk bukan flashdisk, pastikan juga tidak ada perangkat USB eksternal yang terpasang.
4.Tidak bisa login
ID dan password remastersys sama dengan yang ada di sistem yang dibuat remaster. Bila pada kolom LIVEUSER diisi "custom" atau lainnya maka pada waktu login sesuai yang ada pada LIVEUSER, password tidak usah diisi langsung tekan enter.
5. Bisa login tetapi tidak bisa masuk desktop.
Pilih session pada waktu login.
6. Ubiquity tidak terinstal.
Sebelum memulai remaster pastikan ubiquity sudah terpasang, ubiquity sudah termasuk dependensi remastersys jadi otomatis terinstal tetapi ada bagian ubiquity yang tidak masuk dependensi remastersys. Kita harus menambahkan secara manual. Instal ubiquity-frontend-gtk atau ubiquity-frontend-kde.
$ sudo apt-get install ubiquity-frontend-gtk
atau
$ sudo apt-get install ubiquity-frontend-kde

Sumber : http://mumulala.blogspot.com/2014/08/cara-instal-remastersys-di-ubuntu-1404.html
Read more ...

CARA MENGATASI TIDAK BISA MEMBUKA UBUNTU SOFTWARE CENTER

Selasa, 15 Juli 2014
Tidak jarang setelah install ubuntu kita tidak bisa membuka ubuntu software center bahkan kita tidak bisa menginstall aplikasi aplikasi, lalu bagaimana cara mengatasinya? 

1. Buka Terminal
 
2. Kemudian beri perintah sudo su lalu anda masukkan password ubuntu anda, dengan perintah "sudo su" ini  agar kita masuk sebagai root dan kita mempunyai hak akses full terhadap ubuntu yang kita punya, jika windows "root" adalah "administrator".
 
3. Setelah berhasil masuk root dengan perintah "sudo su" tadi kemudian berikan mantra rm /var/lib/apt/lists/* -vf (copi dan pastekan saja di terminal anda) 
 
4. Kemudian yang Terakhir adalah berikan peintah/mantra apt-get update , tunggu beberapa menit sampai selesai prosesnya, dan "den deng", pasti ubuntu software center sudah bisa terbuka. :D 

SOURCE
http://alitechnical.blogspot.com/2012/10/mengatasi-ubuntu-software-center-tidak.html
Read more ...

Cara mudah instal file .run .sh .bin di Ubuntu / Linux

Rabu, 11 Juni 2014
Sekarang sudah banyak tersedia paket aplikasi linux yang dapat di instal secara offline. Paket itu bisa berformat .run, .sh, .bin, ataupun .deb.

Untuk menginstalnya ada beberapa langkah seperti berikut:


Dengan GUI :


  1. Buka nautilus, buat file bisa dieksekusi sebagai program klik kanan file ->properties -> permission -> centang Execute
  2. Dobel klik -> run in terminal
  3. Setelah itu mengikuti petunjuk installernya



Dengan perintah terminal :


Letakkan file pada direktori HOME agar mudah membuat direktori.



$ chmod +x namafile.run
$ sudo ./namafile.run atau $ sudo ./namafile.sh


ref : http://mumulala.blogspot.com/2013/07/cara-eksekusi-file-run-di-ubuntulinux.html
Read more ...

MEMBUAT SMS GATEWAY DI UBUNTU 12.04

Rabu, 28 Mei 2014
Read more ...

Install WinUSB di Ubuntu

Rabu, 21 Mei 2014
There’s a PPA contains WinUSB package for Ubuntu 13.04, Ubuntu 12.10, Ubuntu 12.04, Ubuntu 11.10, Ubuntu 11.04, Ubuntu 10.04 and Linux Mint 15, 14, 13, 12, 11, 10.

 Press Ctrl+Alt+T to open terminal. When it opens, copy below code via Ctrl+C and paste in terminal via Ctrl+Shift+V. Hit enter to run, it’ll add the PPA repository to your system:

sudo add-apt-repository ppa:colingille/freshlight
 
After that, update package lists and install WinUSB:
 
sudo apt-get update; sudo apt-get install winusb
 
ref :http://ubuntuhandbook.org/index.php/2013/08/install-winusb-ubuntu-linux-mint-ppa/ 
Read more ...
Senin, 19 Mei 2014

Install/Upgrade Gnome 3.8 Di Ubuntu 13.04/12.10/12.04


Gnome 3 adalah cara yang mudah dan gampang untuk berjalan di komputer anda. Hal ini dirancang untuk menempatkan anda di kontrol dan membawa kebebasan bagi semua orang. nah kali ini penulis mau berbagi ilmu yang mungkin bisa bermanfaat. Ilmunya apa ? Install/Upgrade Gnome 3.8 di Ubuntu 13.04/12.10/12.04, caranya gimana...?
Bukalah terminal-emulator teman-teman semua, lalu ketikkan perintah di bawah ini :
$sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnom3
$sudo apt-get update
#sudo apt-get upgrade
Kemudian tambahkan repo dari ricotz, caranya :
$sudo add-apt-repository ppa:ricotz/testing
$sudo apt-get update
$sudo apt-get upgrade
 
Ref : http://blog.masipoet.web.id/2013/04/installupgrade-gnome-38-di-ubuntu.html
Read more ...

Sejarah GNU/Linux "sejarah singkat"

Minggu, 09 Maret 2014

Linux merupakan sistem oprasi bertipe Unix modular “kayanya pembaca mulai bingung nihhh...”. Linux yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 80-an, faktor ketersediannya dan kompatibilitinya yang tinggi menyebabkan Unix dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi- institusi akademis dan pada pebisnis, namun satu hal yang dangat disayangkan pada waktu itu adalah kita tidak bisa sembarangan memodifikasi dan menyebar luaskan Unix secara bebas ke masyarakat umum.

Proyek GNU yang dimulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem oprasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan yayasan perangkat lunak bebas dan mengembangkan lisensi publik umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL).
Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem oprasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell dan window) diselesaikan pada awal tahun 90-an, namun sayangnya elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai, pada saat itulah (1991) Linus Torvalds mengumumkan telah membuat sebuah kernel yang dibuat berdasarkan Unix yang diberi nama Linux, hal initentunya bukan kebetulan dimana pada waktu iyu proyek GNU membutuhkan kernel (belum memiliki kernel), hal ini dapat dilihat dari pernyataan linus yang pernah berkata bahwa jika kernel GNU sedah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis namanya sendiri.

 
Richard M Stallman


Linux sendiri terinspirasi dari Minix, Minix adalah sebuah sistem bertipe Unix yang ditunjukan untuk penggunaan akademis dirilis oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987. kode sumber MINIX 1.0 tercantum dalam bukunya Oprating System: Design and Implementation, walaupun dapat secara mudah didapatkan, modifikasi dan pendistribusian ulang tidak diperbolehkan pada saat itu.
Tahun 1991, Torvalds mulai bekerja untuk membuat versi non-komersial pengganti MINIX sewaktu ia belajar di Universitas Helsinki, hasil kerjanya itu kemudian akan menjadi kernel Linux.
Linux sendiri merupakan versi Unix like tersendiri yang pembuatannya tidak melibatkan MINIX, pada tahun 1992 dimana Tanembaum menulis sebauh artikel di Uniset, mengklaim bahwa linux sudah ketinggalan jaman. Ia mengkritik Linux hanya terfokus pada arsitektur sehingga tidak menjadi portable. (Minix memiliki tipe kernel Microkernel sementara Linux memiliki tipe kernel Monolitic)


Linus Torvalds



Sekarang ini Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai super komputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMPP-nya yang populer. Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU.

Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.


 
Read more ...